LUSUHNYA KAIN BENDERA DI HALAMAN RUMAH KITA, BUKAN SATU ALASAN...


Entah berapa dimensi permasalahan yang sedang terjadi di negeri ini, entah berapa variabel lepas dan terikat yang mengelilingi permasalahan negeri ini; negeri yang konon tanahnya subur, namun kering kerontang karena kedunguan pengelolaan sumber dayanya; negeri yang konon simpanan kekayaan perut buminya berlimpah, namun habis tercuri orang bengis tak bermoral; negeri yang konon memiliki jumlah muslim terbesar di dunia, namun terombang-ambing menuju arah kebinasaan hanya oleh sentuhan segelintir orang saja; negeri yang konon memiliki sejarah panjang nan indah, namun kelam terlumuri pekatnya noda kebohongan atas kepentingan sesaat... Namun, lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita, bukan satu alasan untuk kita tinggalkan... (IAAMS for Indonesia Management)

Jam Air Mekanik Ibn al-Haitham

Ani Nursalikah on Republika.co.id told: Tuesday, 31.12.2013
Purely cited from: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/13/12/31/mynxxu-jam-air-mekanik-ibn-alhaitham [access date: 31.12.2013]
Al-Haitham adalah salah seorang ilmuwan Muslim multidimensi.

Abu Ali al-Hasan Ibn al-Haitham lahir di Basra, Irak, sekitar 965 M atau 354 H. Karier ilmiahnya dimulai di Basra dan berkembang pada akhir abad ke-10 hingga awal abad ke-11.

Di Eropa, ia dikenal sebagai Alhazen. Sejak karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12, ia mengubah pemahaman kontemporer mengenai cahaya dan visi.

Untuk memuaskan dahaganya akan ilmu pengetahuan dan kebenaran, al-Haitham mempertanyakan dan menguji banyak hal di bidang fisika, astronomi, khususnya optik. Bukunya, opus magnum Kitab al-Manazir(Kitab Optik), memengaruhi ilmuwan di dunia Arab dan Latin.

MENAG: Alih-alih Memakai Jilbab, Malah Disuruh Pake Baju Santa

Arham on Voa-islam.com told: Tuesday, 24.12.2013
Purely cited fromhttp://www.voa-islam.com/read/muslimah/2013/12/24/28318/menag-alihalih-memakai-jilbab-malah-disuruh-pake-baju-santa/#sthash.PTo2DMs2.dpbs [access date: 31.12.2013] 

Menteri Agama Suryadharma Ali mengaku khawatir dengan berbagai upaya pendangkalan akidah yang terus terjadi di masyarakat Indonesia belakangan ini. Ia mencontohkan beberapa fakta yang telah terjadi. Seperti di kota besar, banyak wanita Muslimah yang mau berjilbab, tetapi tidak bisa. Sebab, di negeri yang mayoritas Islam ini, penggunaan jilbab diatur sangat ketat. “Contoh yang mudah di pertelevisian, kepolisian, dan beberapa pramuniaga di pusat perbelanjaan,” kata dia.


Di pertelevisian, jelas Menag, pembawa acara akan diprioritaskan bagi mereka yang tidak menggunakan jilbab. Hal ini juga terjadi di kepolisian pada polisi wanita (polwan). "Polwan yang sudah dibolehkan pakai jilbab kemudian dilarang kembali. Dengan alasan, tidak seragam," ujarnya.

Dukung Palestina, Asosiasi Guru AS Boikot Israel

Tempo.co told: Tuesday, 17.12.2013
Purely cited fromhttp://www.tempo.co/read/news/2013/12/17/115538227/Dukung-Palestina-Asosiasi-Guru-AS-Boikot-Israel [access date: 17.12.2013]

TEMPO.CONew York — American Studies Association (ASA), lembaga yang beranggota lima ribu guru dan peneliti di Amerika Serikat, mengumumkan pemboikotan mereka terhadap Israel. Seperti dilansir Gulfnews, Senin, 17 Desember 2013, dua per tiga anggota asosiasi mendukung langkah boikot sebagai tanda protes atas penjajahan Israel terhadap Palestina selama empat dekade.

Selama 2013, Israel Gusur 630 Rumah dan Mengusir 1035 Warga Palestina

Syaiful Falah on Suara-Islam.com told: Friday, 13.12.2013
Purely cited fromhttp://www.suara-islam.com/read/index/9278/Selama-2013--Israel-Gusur-630-Rumah-dan-Mengusir-1035-Warga-Palestina [access date: 17.12.2013]

Palestina (SI Online) - Koordinator Urusan Kemanusiaan di PBB untuk Palestina James Rawaolli mengungkapkan kecemasannya mendalam atas meningkatnya penggusuran rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat oleh penjajah Israel selama tahun 2013.

Subhanallah, Inilah Keajaiban Burung Gagak

Dedih Mulyadi on Islampos.com  told: Saturday, 30.11.2013
Purely cited from: http://www.islampos.com/subhanallah-inilah-keajaiban-burung-gagak-88435/ [access date: 17.12.2013]
KENAPA Allah memilih burung Gagak sebagai GURU pertama umat manusia dan tidak memilih makhluk-Nya yang lain?
Sebagai mana kita ketahui, bahwa peristiwa pembunuhan manusia pertama kali adalah antara dua anak Adam as, Qabil dan Habil Ketika Qabil membunuh Habil, karena tipu muslihat Iblis la’natullah yang menyusupkan rasa iri, dengki dan hasud kepada Adam dan seluruh keturunannya.
Kemudian Allah swt. mengirimkan burung Gagak untuk mengajarkan anak cucu Adam bagaimana menguburkan mayit sesama mereka.

Penghalusan Bahasa adalah Penipuan Kesadaran Manusia

Eramuslim.com told: Tuesday, 01.10.2013
Purely cited fromhttp://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/penghalusan-bahasa-adalah-penipuan-kesadaran-manusia.htm#.UrGGXih1T9I [access date: 18.12.2013]
Islam mengenal hakikat keadilan adalah meletakkan segala sesuatu pada tempatnya. Dan bila meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya, maka hal itu dikatakan sebuah kezaliman. Hal ini tidak hanya berlaku pada satu hal, namun pada semua aspek kehidupan umat manusia. Termasuk penggunaan bahasa.

Ternyata Bunga Tulip Itu Budidaya Warisan Kekhalifahan Usmani

Eramuslim.com told: Thursday, 12.09.2013
Purely cited from: http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ternyata-bunga-tulip-itu-budidaya-warisan-kekhalifahan-usmani.htm#.UrGaCih1T9I [access date: 18.12.2013]
Bunga tulip selalu diidentikkan dengan negara Belanda. Ribuan wisatawan datang ke Belanda hanya untuk mengagumi bunga yang cantik dan berwarna cerah ini, yang banyak ditanam di taman-taman negara Kincir Angin itu. Kota Keukenhof di Belanda, setiap tahunnya bahkan dikunjungi sekitar 800.000 orang dari seluruh dunia yang ingin menyaksikan keindahan aneka bunga tulip dalam Festival Tulip yang diselenggarakan setiap tahun di kota itu. Tak heran masih banyak orang yang beranggapan bahwa bunga tulip adalah bunga asli dari Belanda.

Merayakan Harkitnas 20 Mei, Mewarisi Kebodohan Sejarah

Rizki Ridyasmara on eramuslim.com told: Sunday, 19.05.2013
Purely cited from: http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/merayakan-harkitnas-20-mei-mewarisi-kebodohan-sejarah.htm#.UrH6iSh1T9I [access date: 18.12.2013]
Rasulullah Saw sebagai tauladan terbaik umat manusia sepanjang zaman mengatakan jika dalam melakukan sesuatu itu, manusia harus memahami terlebih dahulu apa yang akan dilakukan atau diperbuatnya. Istlahnya: “Fahmu qabla ‘amal” atau “Paham terlebih dahulu baru melakukan”.

Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama

Eramuslim.com told: Tuesday, 14.05.2013
Purely cited fromhttp://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/para-ahli-kimia-muslim-adalah-pembuat-roket-bermesiu-pertama.htm#.UrH1zyh1T9I [access date: 18.12.2013]
Menguasai teknologi persenjataan merupakan salah satu faktor yang membuat Kekhalifahan Islam di masa kejayaan menjadi begitu tangguh. Selain mumpuni dalam seni pembuatan pedang, dunia Islam pun mampu menggenggam teknologi pembuatan bubuk mesiu – bahan peledak yang digunakan untuk meriam. Sesuatu yang baru diketahui peradaban Barat pada abad ke-14 M.

Acuan Hardiknas, Ki Hadjar Dewantara atau KH Achmad Dahlan?

Al Furqan on eramuslim.com told: Wednesday, 01.05.2013
Purely cited fromhttp://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/acuan-hardiknas-ki-hadjar-dewantara-atau-kh-achmad-dahlan.htm#.UrIOByh1T9I [access date: 18.12.2013]
Oleh: Artawijaya*
Dibanding Ki Hadjar Dewantara dan Taman Siswa-nya, KH. Achmad Dahlan dan Persyarikatan Muhammadiyahnya lebih memiliki peran besar dalam pendidikan nasional. Ki Hadjar bercorak kebatinan dan barat, sedangkan Kiai Dahlan bercorak Islam dan nasional.

Siapa Pencetus Pembuat Robot? Jepang, AS ? …Bukan! Tapi Muslim…

Eramuslim.com told: Sunday, 07.04.2013
Purely cited from: http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/siapa-pencetus-pembuat-robot-jepang-as-bukan-tapi-muslim.htm#.UrKEMCh1T9I [access date: 19.12.2013]
Bicara soal robot, tak ayal kita juga akan mengingat Negara Jepang sebagai pelopor industri robot-robot cerdas dewasa ini. Tetapi siapa orang yang pertama kali menemukan sistem robotika modern?
Ibnu Ismail Al Jazari, lahir di Al Jazira, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat. Nama lengkapnya Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, pada abad kedua belas.

Ini Tidak Mungkin! Muhammad Pasti Menggunakan Mikroskop

Pizaro on islampos.com told: Thursday, 11.10.2012
Purely cited from: http://www.islampos.com/ini-tidak-mungkin-muhammad-pasti-menggunakan-mikroskop-20436/ [access date: 17.12.2013]
DR. KEITH L. MOORE MSc, PhD, FIAC, FSRM adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.
Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku ini juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.

Abu Ma'shar Astrolog Muslim Dari Persia

Suaramedia.com told: Saturday, 09.07.2011
Purely cited from: http://www.suaramedia.com/sejarah-islam/2011/07/09/abu-mashar-astrolog-muslim-dari-persia [access date: 21.12.2013]
Al-Falaki. Gelar itu ditabalkan para ilmuwan di era kejayaan Kekhalifahan Abbasiyah kepada Abu Mashar berkat kehebatannya dalam bidang astrologi (ilmu perbintangan). Gerrit Bos dalam tulisannya bertajuk Abu Mashar: The Abbreviation of the Introduction to Astrology, Together with the Medieval Latin Translation of Adelard of Bath, menyebut Abu Mashar sebagai astrolog hebat di abad ke-9 M.

Kitab Aljabar, Karya Fenomenal Matematikus Agung

Suaramedia.com told: Saturday, 09.07.2011
Purely cited from: http://www.suaramedia.com/sejarah-islam/2011/07/09/kitab-aljabar-karya-fenomenal-matematikus-agung [access date: 21.12.2013] 
Sejatinya kitab ini berjudul al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-gabr wa'l-muqabala. Dalam bahasa Inggris kitab ini dikenal sebagai "The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing".  Kitab peletak dasar matematika modern itu biasa pula disebut Hisab al-jabr wal-muqabala. Kitab ini merupakan karya seorang ilmuwan Muslim pada abad ke-9 M yang sangat monumental.

Sains Dalam Kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun

Muqaddimah. Inilah karya monumental Ibnu Khaldun, seorang ilmuwan dan sejarawan agung pada abad ke-14 M. Buku yang ditulis pemikir dari Tunisia, Afrika Utara itu tercatat sebagai karya yang sangat mengagumkan. Pengaruhnya begitru luar biasa, tak hanya mewarnai pemikiran  di dunia Islam, namun juga peradaban Barat. 

Penemuan Islam Membuka Mata Dunia

Suaramedia.com told: Friday, 08.05.2009
Purely cited fromhttp://www.suaramedia.com/sejarah-islam/2009/05/08/penemuan-islam-membuka-mata-dunia [access date: 21.12.2013] 

Surat kabar terkemuka di Inggris, The Independent  pada edisi 11 Maret 2006 sempat menurunkan sebuah artikel yang sangat menarik bertajuk ''Bagaimana para inventor muslim mengubah dunia.''  The Independent menyebut sekitar 20 penemuan penting para ilmuwan Muslim yang mampu mengubah peradaban umat manusia, salah satunya adalah penciptaan kamera obscura. 

Islam Masuk ke Nusantara Saat Rasulullah SAW Masih Hidup (Bag.2, Tamat)

Rizki Ridyasmara on eramuslim.com told: Wednesday, 28.03.2007
Purely cited from: http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/islam-masuk-ke-nusantara-ketika-rasulullah-saw-masih-hidup-bag-2-tamat.htm#.UrM4gyh1T9I [access date: 19.12.2013]
Sejarahwan T. W. Arnold dalam karyanya “The Preaching of Islam”(1968) juga menguatkan temuan bahwa agama Islam telah dibawa oleh mubaligh-mubaligh Islam asal jazirah Arab ke Nusantara sejak awal abad ke-7 M.

Islam Masuk ke Nusantara Saat Rasulullah SAW Masih Hidup (Bag.1)

Rizki Ridyasmara on eramuslim.com told: Monday, 26.03.2007
Purely cited from: http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/tahukah-anda-islam-masuk-ke-nusantara-saat-rasulullah-saw-masih-hidup-bag-1.htm#.UrMwsCh1T9I [access date: 19.12.2013]
Islam masuk ke Nusantara dibawa para pedagang dari Gujarat, India, di abad ke 14 Masehi. Teori masuknya Islam ke Nusantara dari Gujarat ini disebut juga sebagai Teori Gujarat. Demikian menurut buku-buku sejarah yang sampai sekarang masih menjadi buku pegangan bagi para pelajar kita, dari tingkat sekolah dasar hingga lanjutan atas, bahkan di beberapa perguruan tinggi.